Parumpanai – Mahasiswa KKN Tematik Ketahanan Pangan Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan PT Vale Indonesia Tbk menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Minggu (27/7/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BUMDesma Wute Monuwo ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar dapat mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi. Minyak jelantah yang digunakan merupakan sisa dari dapur rumah tangga.
Acara diawali dengan sambutan Direktur BUMDesma Wute Monuwo yang memberikan dukungan penuh terhadap program kerja mahasiswa KKN. Selanjutnya, mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatan lilin aromaterapi. Minyak jelantah dicampur dengan essential oil atau parfum untuk menghasilkan aroma wangi, serta ditambahkan pewarna agar produk tampak lebih menarik.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti pelatihan dan menyatakan keinginan untuk mencoba membuat lilin sendiri di rumah. Sepanjang kegiatan, peserta juga dibagikan booklet sebagai panduan praktis.
Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Parumpanai diharapkan dapat memanfaatkan minyak jelantah secara lebih berguna sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan jajaran pemerintahan setempat.
Program kerja ini diinisiasi oleh Nurhidayanti Syair, mahasiswa KKN Unhas Gelombang 114, jurusan Arkeologi angkatan 2022.
